Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
China Menargetkan Pertanian AS Atas Ancaman Tarif Trump
Monday, 3 March 2025 14:17 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

China menargetkan ekspor pertanian Amerika saat mempersiapkan tindakan balasan terhadap tarif impor AS yang baru, Global Times yang didukung pemerintah China melaporkan, meningkatkan taruhan dalam perang dagang yang meningkat antara dua ekonomi teratas dunia.

Presiden AS Donald Trump minggu lalu mengancam China dengan tarif tambahan 10% yang akan berlaku pada hari Selasa, yang mengakibatkan tarif kumulatif sebesar 20%, dan menuduh Beijing tidak berbuat cukup banyak untuk menghentikan aliran fentanil ke Amerika, yang menurut China sama dengan "pemerasan."

"China sedang mempelajari dan merumuskan tindakan balasan yang relevan sebagai tanggapan terhadap ancaman AS untuk mengenakan tarif tambahan 10% pada produk-produk China dengan dalih fentanil," Global Times melaporkan pada hari Senin, mengutip sumber anonim.

"Tindakan balasan tersebut kemungkinan akan mencakup tarif dan serangkaian tindakan non-tarif, dan produk-produk pertanian dan makanan AS kemungkinan akan dicantumkan," tambah laporan tersebut.

Kementerian Perdagangan Tiongkok dan Kedutaan Besar AS di Beijing tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Tiongkok adalah pasar terbesar untuk produk pertanian AS, dan sektor ini telah lama rentan menjadi sasaran pada masa ketegangan perdagangan.

"Meskipun impor menurun sejak 2018, tarif apa pun pada produk pertanian utama AS seperti kacang kedelai, daging sapi, dan biji-bijian dapat berdampak signifikan pada perdagangan AS-Tiongkok serta eksportir dan petani AS," kata Genevieve Donnellon-May, seorang peneliti di Oxford Global Society.

"Sektor pertanian AS memiliki waktu untuk mempersiapkan pemerintahan Trump kedua dan perang dagang 2.0, dengan pelajaran yang dipetik dari pemerintahan Trump pertama," tambahnya.

"Jadi, secara teori, sektor ini seharusnya berada pada posisi yang lebih baik untuk mencari pasar alternatif. Namun, kenyataannya mungkin terbukti jauh lebih rumit."

Harga berjangka bungkil kedelai dan bungkil lobak Tiongkok yang paling aktif, yang sudah didukung oleh kekurangan pasokan, masing-masing melonjak 2,5% setelah laporan Global Times. Harga berjangka bungkil kedelai di Bursa Komoditas Dalian mencapai titik tertinggi sejak 30 September 2024.

Importir pertanian terbesar di dunia dan ekonomi terbesar kedua ini mendatangkan produk pertanian AS senilai $29,25 miliar pada tahun 2024, turun 14% dari tahun sebelumnya, memperpanjang penurunan 20% yang terlihat pada tahun 2023.

Global Times, yang dimiliki oleh surat kabar Partai Komunis yang berkuasa, People's Daily, adalah yang pertama melaporkan langkah-langkah yang direncanakan Tiongkok sebagai tanggapan atas tarif yang dikenakan oleh Uni Eropa pada kendaraan listrik Tiongkok tahun lalu.

Pengumuman Trump membuat Beijing memiliki waktu kurang dari seminggu untuk mengajukan tindakan balasan atau mencapai kesepakatan. Pungutan tambahan yang diusulkan juga bertepatan dengan dimulainya pertemuan parlemen tahunan Tiongkok, sebuah acara politik di mana Beijing akan mengumumkan prioritas ekonominya untuk tahun 2025.(Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS